Survey Seputar Kerja Online

ImagePuji syukur akhirnya survey tahap ke tiga yang diadakan di lima kota besar dapat berjalan dengan lancar. Survey kali ini mengangkat tema seputar kerja online dan melibatkan lebih dari 100 responden yang independen dan kredibel. Para responden diminta mengajukan pertanyaan seputar kerja online. Dari seluruh pertanyaan yang berhasil dikumpulkan selanjutnya dipilih 10 pertanyaan yang paling sering diajukan oleh para responden dan memiliki persentase jumlah responden tertinggi. Berikut ke 10 pertanyaan tersebut beserta jawabannya.

Q: Apa yang dimaksud dengan virtual assistant?
A: Virtual assistant atau disebut juga Virtual Office Assistant adalah pekerja independen pada umumnya bekerja sendiri dan memberikan bantuan administratif, teknis dan kreatif (sosial) secara profesional kepada client dari tempat yang terpisah.

Q: Siapa yang menjadi client?
A: Individu atau grup yang menggunakan produk atau jasa dari virtual assistant dan memberikan imbalan sesuai dengan kesepakatan.

Q: Bagaimana mendapatkan client?
A: Anda cukup menjalankan instruksi dalam tutorial yang kami berikan. Nah, hasil kerja anda nantinya akan menjadi alat yang ampuh dalam menjaring client sebanyak – banyaknya.

Q: Apakah dengan saya bergabung di sini otomatis mendapatkan client?
A: Belum. Kami di sini hanya bertindak selaku fasilitator. Kami bantu anda meraih kesuksesan melalui metode yang ampuh dan jitu. Semuanya ada dalam tutorial berisi panduan kerja yang lengkap dan mudah dipahami. Anda tinggal menjalankannya saja.

Q: Bagaimana dengan sistem pembayaran?
A: Sebagaimana pembayaran untuk pekerja formal pada umumnya, pembayaran akan dilakukan melalui transfer antar rekening. Untuk itu anda harus punya rekening atas nama sendiri di salah satu bank nasional. Ini demi kenyamanan anda juga.

Q: Apakah harus online minimal delapan jam sehari seperti pekerja pada umumnya?
A: Tidak. Anda cuma perlu menyisihkan 1-2 jam dari waktu anda yang berharga setiap harinya. Awalnya memang, anda akan sedikit lebih lama di depan komputer untuk melakukan set up pekerjaan, tapi itu cuma sementara. Selanjutnya cuma butuh 20-30 menit saja setiap harinya untuk mengecek aktivitas di akun anda.

Q: Apakah harus punya komputer sendiri?
A: Tidak. Anda bisa bekerja dari warnet atau menggunakan komputer teman, yang penting anda bisa terhubung ke internet.

Q: Apakah ini termasuk scam?
A: Dalam sudut pandang anda, apa yang anda anggap sebagai scam? Sebagai contoh, pada beberapa orang merasa di scam hanya jika mereka dirugikan secara finansial, yang lainnya merasa bila seseorang tidak menepati janjinya itu sudah dianggap scam. Menurut wikipedia, scam adalah upaya untuk menipu individu atau grup dengan meningkatkan kepercayaan mereka. Pelaku scam melalui pendekatan personalnya berupaya mendapatkan kepercayaan semaksimal mungkin dengan menebar janji atau penawaran persuasif yang terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Apakah kami cocok dengan definisi scam tersebut? Tidak sama sekali. Investasi yang anda lakukan melalui kami justru akan menguntungkan secara finansial dan sepenuhnya jadi milik anda. Kami tidak menjanjikan apapun kepada anda. Kuncinya ada pada anda sendiri. Jika anda berdedikasi dan disiplin maka anda akan berhasil. Namun jika anda malas dan tidak bersungguh – sungguh maka yang terjadi adalah sebaliknya.

Eliminasi Kesalahan dalam Pekerjaan

ImageSebagai manusia, kita tidak mungkin luput dari kesalahan, termasuk dalam pekerjaan. Hal yang sama juga bisa terjadi ketika melakukan suatu penelitian. Jika kesalahan itu terjadi sesekali, hal tersebut mungkin masih bisa dimaklumi karena mungkin kemampuan seseorang sudah mencapai batasnya. Namun, kebanyakan kesalahan yang dilakukan bukan berkaitan dengan kemampuan anda, tetapi lebih mengacu kepada kecerobohan.

Sebut saja beberapa kesalahan itu adalah lupa meletakkan dokumen penting dan prosedur yang berlaku, menghilangkan beras di komputer, salah menghubungi klien, dan keliru mengirim e-mail. Hal ini bisa terjadi karena sistem kerja anda tidak sempurna, kurangnya koordinasi dan konsentrasi yang terpecah. Apabila dibiarkan, hal ini bisa menjadi sebuah kebiasaan yang buruk bagi anda. Berikut ini adalah cara menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi di dalam melakukan pekerjaan.

  1. Pertama, perbaikilah sistem kerja anda menjadi lebih teratur. Sistem kerja yang rapi akan membuat anda terhindar dari kesalahan-kesalahan bodoh. Coba buatlah sebuah agenda untuk mengurutkan prioritas kerja anda, dari sejak mulai hingga selesai bekerja.
  2. Kedua, lakukanlah koordinasi dengan atasan dan rekan, apalagi jika anda berada dalam satu team. Koordinasi ini mutlak dilakukan agar semua bisa saling mengetahui dan memahami tugas masing-masing dan tidak terjadi kesalahanpahaman.
  3. Ketiga, cobalah untuk selalu memperkaya diri sendiri dengan kemampuan dan  ketrampilan dari berbagai macam literature. Bertanya kepada atasan dan rekan yang lebih senior juga akan meningkatkan kapabilitas dan kompetensi anda dalam bekerja. Jika anda sudah lebih mahir dan memiliki latar belakang pengetahuan yang cukup, berbagai kesalahan akan dapat diantisipasi.
  4. Keempat, selalu fokuskan pikiran hanya pada pekerjaan. Konsentrasi yang terpecah dipastikan sangat mengganggu kinerja anda dan hasilnya kesalahan akan mudah terjadi.
  5. Kelima, cobalah untuk selalu terhindar dari stress. Bekerja dalam keadaan stress merupakan salah satu penyebab terjadinya kesalahan dalam bekerja. Apabila ada masalah yang mengganggu, sebaiknya anda selesaikan terlebih dahulu masalah tersebut. Jika hati dan pikiran tenang, pekerjaan akan mudah terselesaikan.

 

Sistem Kerja dalam Penelitian

ImageAagar penelitian dapat berjalan sesuai dengan prosedur sebagai mana yang telah disusun dalam perencanaan maka dibutuhkan suatu sistem kerja yang rapi pula. Hanya jika berpedoman pada sistem yang terorganisirlah para peneliti akan bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sempurna.   

Sistem yang kita kenal berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sedangkan pengertian Sistem menurut ilmu ekonomi adalah jaringan prosedur yang dibuat secara terpadu untuk pencapaian tujuan.

Contoh lain dari pemahaman Sistem adalah suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti memiliki daerah provinsi yang saling berhubungan, sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Setiap sistem mempunyai sistem yang lebih kecil yang di sebut “subsistem” yg merupakan sifat-sifat dan bagian kecil dari sistem, untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.  Begitupun suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang besar disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Dan dalam sistem dikenal istilah batas sistem (boundary) adalah sistem yang menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut, dan dilingkungan merupakan sistem luar (environment).

Sifat dari sistem itu harus Interaktif, menghubungkan dari satu bagian dengan bagian yang lain. Interpredensi sistem mendorong untuk saling membutuhkan satu sama lain (koordinasi). Dan Integrasi yakni memperpadukan antara subsistem dengan subsistem yang lain yang berintegrasi dalam proses sistem.

Sistem dalam pekerjaan yang dimaksud disini adalah sistem yang membangun otoritas tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab. Dalam organisasi sistem ini dibuat dan dikembangkan dengan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan kerja, menjaga tingkah laku,  menjaga fondasi, membangun sistem kerja yang kontinyu dan terkoordinir, serta tanggung-jawab, efektifitas bahkan efisiensi dan mencegah terjadinya penyimpangan.

Bekerja dengan sistem mendorong hasil dan tata kerja yang berkualitas, terintegrasinya potensi dan sumberdaya dengan fungsi sistem yang ada, sehingga giat dalam bekerja, cepat bekerja, tepat dalam bekerja, taat pada tatanan, sehat mental karena jauh dari pelanggaran, penyimpangan dan terror, selamat dalam bekerja karena mampu melakukan proteksi diri dan terhindar dari masalah.

Penelitian Offline Vs. Penelitian Online

ImageMeskipun secara kasat mata dapat dibedakan menurut media atau sarana yang digunakan, namun pada dasarnya terdapat kesamaan strategi, prosedur dan tahapan ketika melakukan penelitian online di Internet maupun penelitian offline di lapangan. Perbedaan utama adalah terletak pada cara teknik sampling, penyampaian kuesioner dan pengambilan data.

Pada penelitian di lapangan kuesioner disampaikan dengan cara pribadi ke pribadi oleh surveyor atau melalui surat pos; sedang di Internet disampaikan dengan cara mengirim email atau dengan web site.

Kerangka sampling pada penelitian lapangan menggunakan buku telepon atau daftar alamat lainnya; sementara di Internet, kerangka samplingnya menggunakan alamat email atau database yang menyediakan sumber responden secara online.

Cara pengambilan data pada penelitian pertama surveyor mendatangi responden, setelah diisi jawabannya oleh mereka surveyor mengambil lagi kuesionernya; sedangkan pada penelitian kedua responden mengisi kuesioner di layar monitor kumputernya dan setelah selesai langsung dapat mengirimkan dengan menekan tombol pengiriman yang sudah disediakan.

Keuntungan yang paling menonjol dalam melakukan penelitian di Internet ialah terletak pada kecepatan proses koleksi data dan tabulasinya yang dapat dilakukan secara otomatis oleh program. Karena tugas ini sudah diambil alih oleh mesin, maka peneliti bisa berhemat biaya dengan tidak mempekerjakan surveyor pengambil data di lapangan.

Sekalipun demikian peneliti sebaiknya berhati-hati dalam melakukan penelitian di Internet, khususnya berkaitan dengan validitas data dan keamanan server lokasi pemrosesan data. Jika sekuritivitas server tidak baik, maka data akan dapat dirusak dengan mudahnya oleh para hacker yang berkeliaran di dunia maya.

Kekurangan Penelitian Online

ImageBagaikan dua sisi mata uang yang saling kontradiktif, demikian pula yang berlaku pada penelitian online. Selain memiliki sejumlah nilai tambah yang membuat metode penelitian ini banyak diminati juga terdapat beberapa kekurangan. Hal ini tak pelak menjadi sisi negatif dan merupakan suatu kelemahan yang membuatnya rentan. Namun tidak ada yang perlu dikhawatirkan sepanjang langkah antisipasi telah disiapkan jika seandainya berhadapan dengan masalah yang dipicu oleh kekurangan dari penelitian online itu sendiri antara lain :

  1. Jawaban Tidak Lengkap: responden mungkin akan mengirimkan jawaban yang tidak lengkap dikarenakan beberapa penyebab, di antaranya ialah dia sengaja mengisi jawaban-jawaban yang menarik baginya saja atau ketika dia sedang mengisi jawaban, sambungan Internetnya putus. Kelemahan ini dapat diatasi dengan menggunakan script CGI yang berfungsi menolak jawaban responden yang tidak lengkap.
  2. Jawaban-Jawaban yang Tidak Dapat Diproses: responden memberikan jawaban yang tidak dapat diproses, misalnya seharusnya dia mengisikan angka tapi yang dimasukkan adalah teks. Kelemahan ini dapat diatasi dengan menggunakan script CGI yang berfungsi mengingatkan responden agar mengirimkan kuesioner yang dijawab secara benar.
  3. Pengiriman Jawaban Berulang-Ulang: responden yang belum berpengalaman di dunia Internet dapat dengan tidak sengaja mengirimkan formulir lebih dari satu kali. Hal ini dapat terjadi karena merasa tidak yakin jika hanya melakukan satu “klik” pada tombol kirim. Kelemahan ini dapat diatasi dengan sript CGI yang hanya memroses kuesioner yang dikirim oleh responden pertama kali saja.
  4. Keamanan dan Integritas Data: Beberapa kelemahan yang paling rawan di Internet ialah tidak ada satupun cara yang dapat mencegah orang untuk mengkases web site berisi kuesioner penelitian tersebut, menjawab pertanyaannya dan mengirimkan ke server tujuan. Cara mengatasi ini ialah dengan memasang password yang handal sehingga mengurangi resiko diisi oleh orang yang tidak diinginkan. Orang juga dapat mengirimkan data ke server kita yang bersisi data jawaban responden; oleh karena itu server harus dibekali dengan  program yang dapat menolak pengiriman formulir yang bukan berasal dari server asal / resmi. Banyak orang dengan mudah dapat melihat sumber program HTML untuk pembuatan kuesioner tersebut. Kemungkinan masalah keperawanan yang ditimbulkan ialah mereka menggunakan variable-variabel sama dengan pertanyaan-pertanyaan yang berbeda dengan tujuan mengacaukan data kita kemudian dikirim ke server di mana jawaban responden diproses. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan Script CGI yang dapat mengidentifikasi kuesioner yang dikirim apakah berasal dari server resmi kita atau server yang lain.
  5. Validitas Data: ada kecenderungan bagi para pengguna Internet (netter) untuk tidak memberikan data demografi yang benar dalam pembuatan email ataupun data lainnya, hal ini berakibat membuat hasil penelitian tidak dapat digeneralisasi. Itulah sebabnya, penelitian di Internet lebih cocok ditargetkan untuk populasi yang sudah didefinisikan secara spesifik. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan data demografi yang dianggap benar dan cocok untuk dijadikan sarana dalam menentukan kriteria sample.
  6. Berbagai Browser Menampilkan Hasil yang Berbeda: Tidak semua browser dibuat untuk dapat menampilkan hasil yang sama. Betapa pun rapinya website yang kita buat jika dilihat dengan browser di komputer kita belum tentu hasilnya akan sama jika website tersebut dilihat oleh orang lain yang menggunakan komputer dengan browser dari versi yang berbeda. Untuk masalah ini, sampai sekarang belum ada solusinya. Salah satu strategi yang penulis gunakan untuk mensiasati masalah ini ialah dengan menggunakan perintah tabel pada HTML dengan ukuran tidak penuh pada layar monitor (tabel with = 80%), mengunci posisi tampilan ke dalam kolom atau baris tabel dan membuat top alignment pada setiap tampilan dalam kolom tabel

 

Keunggulan Penelitian Melalui Internet

ImageDewasa ini semakin banyak peneliti yang menggunakan internet sebagai sarana dalam melakukan penelitian. Tidak mengherankan memang, apabila melihat beberapa keunggulan dari internet yang mungkin tidak didapatkan pada sarana penelitian lainnya antara lain:

  1. Jumlah Populasi: Pengakses Internet dari hari ke hari semakin besar jumlahnya, khususnya para pengakses World Wide Web; oleh karena itu Internet sudah menjadi sumber responden yang sangat berharga. Populasi di Internet tidak dibatasi secara geografis. Bahkan saat ini sudah tersedia informasi demografi para pengguna Internet dalam data base yang dapat diakses dari mana saja.
  2. Penghematan Waktu dan Biaya: Tidak dapat disangkal saat ini dengan menggunakan Internet dan komputer beberapa kegiatan dalam penelitian dan bahan pendukung, seperti kertas dapat dihilangkan sehingga mengurangi biaya pengeluaran. Jika dilakukan secara manual, maka koleksi data memerlukan tenaga surveyor yang jumlahnya tergantung pada berapa data yang dibutuhkan oleh peneliti. Dengan menggunakan script CGI yang memadai, peneliti juga dapat menghilangkan peranan tenaga tabulasi dan entry data. Hampir semua verifikasi data jawaban dapat dilakukan dengan menggunakan program.
  3. Motivasi: Survey yang bersifat dinamis dan interaktif dapat membangkitkan motivasi responden. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memberikan umpan balik secara langsung kepada responden dengan memberikan akses untuk melihat ringkasan hasil penelitian sementara.
  4. Persyaratan Hardware Yang Mudah Didapatkan: Setiap peneliti dapat melakukan penelitian di Internet hanya dengan cara menyambungkan komputernya dengan Internet sehingga memungkinkan yang bersangkutan mempunyai akses ke server  World Wide Web, mempunyai server yang dapat menjalankan program CGI.
  5. Persyaratan Software yang Mudah Dibuat Sendiri: Hanya dengan menggunakan Bahasa HTML yang sederhana peneliti dapat membuat formulir untuk menempatkan kuesioner. Disamping itu, tersedianya browser popular seperti Internet Explorer, Netscape dan sejenisnya yang mudah dioperasikan akan membantu peneliti mengerti cara-cara melakukan penelitian di Internet. Script CGI juga banyak tersedia di World Wide Web dan dapat di download secara gratis.

Tahapan dalam Penelitian

ImageSecara garis besarnya suatu penelitian dapat diurutkan ke dalam beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Menyampaikan kusioner pada responden.
    Cara penyampaian kuesioner kepada responden tergantung pada cara menempatkan kuesioner tersebut di World Wide Web.
    Cara pertama ialah meletakkan kuesioner pada web site dengan alamat tertentu, misalnya http://www.survei.com. Jika cara ini yang dilakukan, maka peneliti kemudian mengirim email kepada responden yang sudah ditentukan (tergantung teknik sampling apa yang digunakan) yang  berisi alamat web site dimana yang bersangkutan dapat mengisi kuesioner yang dimaksudkan dengan diberikan password untuk mengaksesnya.
    Cara kedua ialah memasukkan kuesioner dalam email yang dikirim kepada calon responden dan mereka diminta mengisi kuesioner tersebut. Jika sudah selesai maka responden cukup menekan tombol replay yang ada pada menu aplikasi emailnya sehingga kuesioner akan dikirim kembali kepada peneliti yang mengirimnya.
  2. Menganalisa Data.
    Pada tahap awal cara menganalisa data dapat dilakukan langsung secara online. Dengan menggunakan script CGI, maka data yang terkumpul dapat secara langsung diolah dengan tabulasi dan / atau tabulasi silang untuk mendapatkan analisa deskriptif data yang terkumpul. Sedangkan untuk analisa sebenarnya sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penelitian yang telah ditentukan. Yang terpenting ialah data sudah ada dan peneliti tinggal melakukan analisa dengan menggunakan teknik analisa statistik yang sesuai kapan saja peneliti mau melakukannya, misalnya peneliti dapat menggunakan SPSS untuk menganalisa data yang ada.
  3. Menampilkan hasil penelitian sementara secara bertahap (progress report).
    Salah satu keunggulan penelitian secara online di Internet ialah peneliti dapat menampilkan hasil penelitian sementara secara bertahap dan secara otomatis. Hasil yang ditampilkan dapat berupa tabulasi angka dan persentasenya serta grafik yang menampilkan angka-angka hasil analisa deskriptifnya. Dengan melihat hasil sementara ini, para netter akan mendapatkan bukti konkret yang berkaitan dengan partisipasinya sebagai responden ataupun sebagai sesama peneliti.
  4. Diseminasi hasil penelitian akhir.
    Setiap peneliti tentu ingin hasil penelitiannya diketahui dan diakui publik. Agar hasil penelitian tersebut segera tersebar luas dan gampang diakses dibutuhkan sarana publikasi yang efektif. Untuk mempublikasikan hasil penelitian akhir, yang paling efektif ialah melalui web site / portal direktori yang terkenal seperti http://www.google.com  untuk level direktori dunia dan http://www.searchindonesia.com  untuk portal direktori di Indonesia yang popular.

Kategori Online Sampling

ImageCara merumuskan masalah dan menentukan tujuan penelitian tetap mengacu pada ketentuan penelitian pada umumnya. Pada dasarnya peraturan mengenai teknik sampling untuk penelitian secara online adalah sama dengan penelitian di lapangan, yaitu dengan mempertimbangkan tujuan penelitian dan informasi yang dibutuhkan oleh peneliti. Letak perbedaanya ialah pada pengambilan sample dan menentukan sumbernya.  Berdasarkan pengamatan penulis para peneliti online membagi dalam 3 (tiga) kategori sample di Internet, yaitu:

  1. Sample Tidak Dibatasi (unrestricted sample): Jika peneliti menggunakan teknik ini, maka siapapun juga pengunjung di Internet (netter) diperbolehkan mengisi kuesioner yang disediakan. Teknik ini disebut juga “self-selected respondent”, seseorang memilih diri sendiri untuk berpartisipasi menjadi responden secara sukarela atas kemauan sendiri karena ketertarikan terhadap objek penelitian yang sedang dilakukan. Kelemahan dari teknik ini ialah responden dapat tidak mewakili populasi yang dikehendaki oleh peneliti.
  2. Sample yang Disaring (screened sample): teknik ini merupakan modifikasi dari teknik pertama dengan menambahkan beberapa persyaratan yang berfungsi untuk membatasi responden agar sesuai dengan keinginan peneliti. Faktor-faktor yang digunakan untuk membatasi misalnya:
    1. Demografi, seperti usia, pendidikan, penghasilan dan lain sebagainya;
    2. Kriteria yang berhubungan dengan produk, seperti perilaku pembelian, tanggung jawab pekerjaan, penggunaan produk saat ini;
    3. juga faktor lain yang berkaitan dengan pengalaman dalam menggunakan Internet, seperti lama waktu menggunakan Internet setiap harinya, lama waktu memulai mengenal Internet, ketersediaan komputer yang tersambung dengan Internet.

    Dengan teknik ini didapatkan hasil yang lebih baik dibanding dengan teknik pertama.

  3. Sample yang Dipilih (recruited sample): teknik ketiga ini menargetkan populasi tertentu yang akan dijadikan sebagai sample (responden) dalam suatu penelitian. Dengan menentukan terlebih dahulu kriteria responden yang akan dipilih, peneliti dapat mulai melakukan pemilihan responden melalui email, telepon, atau berhubungan secara langsung. Setelah dilakukan evaluasi dengan menggunakan  kualifikasi yang ditentukan, selanjutnya responden yang memenuhi syarat tersebut dikirimi email untuk membuka halaman website di mana kuesioner yang akan diisi ditempatkan dengan diberikan password untuk dapat mengaksesnya. Teknik ini merupakan teknik yang paling ideal karena tingkat representasinya yang tinggi.

Survei Online Melalui Internet

ImageMeningkatnya kemampuan Internet dalam menghadirkan tampilan visual menarik dengan dukungan kecepatan transfer data yang semakin tinggi, membuat semakin banyak orang menjadikan Internet tidak hanya sebagai sarana untuk mencari informasi tetapi juga alternatif hiburan yang menyenangkan. Berdasarkan penelitian, hampir 90% mahasiswa di Amerika  mencari informasi yang berkaitan dengan studi mereka melalui Internet. Dalam setiap detik ada sekitar 7 orang yang mulai belajar mengklik mouse untuk memasuki dunia maya ini.

Kondisi di atas telah menempatkan Internet sebagai salah satu media kontak paling anyar antar manusia di seluruh permukaan bumi ini, sehingga Internet memunculkan komunitas-komunitas maya yang dikenal dengan istilah netizen__warga negara dunia maya yang melakukan berbagai hubungan dan transaksi secara online. Dari sudut pandang ilmu penelitian, Internet memberikan sumbangan yang cukup signifikan, terutama berkaitan dengan minimalisasi anggaran. Hal ini meliputi antara lain pengurangan personil pengambilan data dan biaya untuk mengurangi perjalanan fisik dan waktu. Disamping adanya server-server yang menyediakan data sekunder, maka komunitas-komunitas dunia maya meruapakan sumber penyedia responden untuk mencapatkan data primer dengan lebih cepat, mudah dan biayanya pun lebih murah.

Saat ini baik penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantiatif sudah banyak dilakukan oleh para peneliti melalui Internet. Untuk supaya terfokus, tulisan kali ini hanya membicarakan mengenai cara melakukan survei melalui Internet. Adapun tahapan dalam melaksanakan survei secara online adalah sebagai berikut:

  1. Merumuskan masalah dan tujuannya
  2. Menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan untuk membuat formulir
  3. Membuat kuesioner untuk mengambil data
  4. Memilih calon responden
  5. Menyampaikan kusioner pada responden
  6. Menentukan lokasi penyimpanan data jawaban responden
  7. Menganalisa data
  8. Menampilkan hasil penelitian secara bertahap (progress report)
  9. Diseminasi hasil penelitian akhir

Internet Sebagai Sarana Penelitian

ImageBanyak cara dapat dilakukan dalam menghimpun informasi. Selain dapat menunjang pekerjaan anda, informasi juga memperkaya pengetahuan dan merangsang timbulnya ide – ide cemerlang. Satu cara yang paling populer dalam mengumpulkan informasi adalah melalui penelitian. Di era globalisasi sekarang ini, melakukan penelitian jadi semakin mudah dan cepat berkat adanya Internet. Sebagai salah satu sarana pertukaran data / informasi yang paling cepat sampai hari ini, Internet telah menjadi tempat dimana orang mencari informasi yang bersifat hiburan, olah raga, politik, bisnis, teknologi dan informasi apa saja yang berkaitan dengan kehidupan manusia pada umumnya.

Dalam hubungannya dengan dunia penelitian, Internet telah menjadi sarana untuk mendapatkan informasi atau data yang tersimpan di server-server yang tersebar di seluruh dunia yang dapat diakses dan dibaca secara cepat, mudah dan cuma-cuma oleh para pengunjung Internet (netter). Dengan kata lain Internet merupakan tempat yang penting bagi para peneliti untuk mendapatkan data sekunder sebanyak-banyaknya.

Dengan dikenalkannya teknologi World Wide Web (WWW) pada tahun 1990-an, maka Internet dapat menampilkan “halaman-halaman” yang tidak hanya berisi teks saja, tetapi juga gambar, grafik, animasi dan suara yang menarik dan penuh dengan warna-warni; sehingga Internet bagi sebagian orang telah digunakan sebagai pengganti televisi karena Internet telah mampu menampilkan layanan multimedia, yaitu data, citra dan suara.