Arsip Kategori: pengetahuan

Sistem Kerja dalam Penelitian

ImageAagar penelitian dapat berjalan sesuai dengan prosedur sebagai mana yang telah disusun dalam perencanaan maka dibutuhkan suatu sistem kerja yang rapi pula. Hanya jika berpedoman pada sistem yang terorganisirlah para peneliti akan bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sempurna.   

Sistem yang kita kenal berasal dari bahasa latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi. Sedangkan pengertian Sistem menurut ilmu ekonomi adalah jaringan prosedur yang dibuat secara terpadu untuk pencapaian tujuan.

Contoh lain dari pemahaman Sistem adalah suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti memiliki daerah provinsi yang saling berhubungan, sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Setiap sistem mempunyai sistem yang lebih kecil yang di sebut “subsistem” yg merupakan sifat-sifat dan bagian kecil dari sistem, untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.  Begitupun suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang besar disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Dan dalam sistem dikenal istilah batas sistem (boundary) adalah sistem yang menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut, dan dilingkungan merupakan sistem luar (environment).

Sifat dari sistem itu harus Interaktif, menghubungkan dari satu bagian dengan bagian yang lain. Interpredensi sistem mendorong untuk saling membutuhkan satu sama lain (koordinasi). Dan Integrasi yakni memperpadukan antara subsistem dengan subsistem yang lain yang berintegrasi dalam proses sistem.

Sistem dalam pekerjaan yang dimaksud disini adalah sistem yang membangun otoritas tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab. Dalam organisasi sistem ini dibuat dan dikembangkan dengan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan kerja, menjaga tingkah laku,  menjaga fondasi, membangun sistem kerja yang kontinyu dan terkoordinir, serta tanggung-jawab, efektifitas bahkan efisiensi dan mencegah terjadinya penyimpangan.

Bekerja dengan sistem mendorong hasil dan tata kerja yang berkualitas, terintegrasinya potensi dan sumberdaya dengan fungsi sistem yang ada, sehingga giat dalam bekerja, cepat bekerja, tepat dalam bekerja, taat pada tatanan, sehat mental karena jauh dari pelanggaran, penyimpangan dan terror, selamat dalam bekerja karena mampu melakukan proteksi diri dan terhindar dari masalah.

Iklan

Penelitian Offline Vs. Penelitian Online

ImageMeskipun secara kasat mata dapat dibedakan menurut media atau sarana yang digunakan, namun pada dasarnya terdapat kesamaan strategi, prosedur dan tahapan ketika melakukan penelitian online di Internet maupun penelitian offline di lapangan. Perbedaan utama adalah terletak pada cara teknik sampling, penyampaian kuesioner dan pengambilan data.

Pada penelitian di lapangan kuesioner disampaikan dengan cara pribadi ke pribadi oleh surveyor atau melalui surat pos; sedang di Internet disampaikan dengan cara mengirim email atau dengan web site.

Kerangka sampling pada penelitian lapangan menggunakan buku telepon atau daftar alamat lainnya; sementara di Internet, kerangka samplingnya menggunakan alamat email atau database yang menyediakan sumber responden secara online.

Cara pengambilan data pada penelitian pertama surveyor mendatangi responden, setelah diisi jawabannya oleh mereka surveyor mengambil lagi kuesionernya; sedangkan pada penelitian kedua responden mengisi kuesioner di layar monitor kumputernya dan setelah selesai langsung dapat mengirimkan dengan menekan tombol pengiriman yang sudah disediakan.

Keuntungan yang paling menonjol dalam melakukan penelitian di Internet ialah terletak pada kecepatan proses koleksi data dan tabulasinya yang dapat dilakukan secara otomatis oleh program. Karena tugas ini sudah diambil alih oleh mesin, maka peneliti bisa berhemat biaya dengan tidak mempekerjakan surveyor pengambil data di lapangan.

Sekalipun demikian peneliti sebaiknya berhati-hati dalam melakukan penelitian di Internet, khususnya berkaitan dengan validitas data dan keamanan server lokasi pemrosesan data. Jika sekuritivitas server tidak baik, maka data akan dapat dirusak dengan mudahnya oleh para hacker yang berkeliaran di dunia maya.

Tahapan dalam Penelitian

ImageSecara garis besarnya suatu penelitian dapat diurutkan ke dalam beberapa tahapan sebagai berikut:

  1. Menyampaikan kusioner pada responden.
    Cara penyampaian kuesioner kepada responden tergantung pada cara menempatkan kuesioner tersebut di World Wide Web.
    Cara pertama ialah meletakkan kuesioner pada web site dengan alamat tertentu, misalnya http://www.survei.com. Jika cara ini yang dilakukan, maka peneliti kemudian mengirim email kepada responden yang sudah ditentukan (tergantung teknik sampling apa yang digunakan) yang  berisi alamat web site dimana yang bersangkutan dapat mengisi kuesioner yang dimaksudkan dengan diberikan password untuk mengaksesnya.
    Cara kedua ialah memasukkan kuesioner dalam email yang dikirim kepada calon responden dan mereka diminta mengisi kuesioner tersebut. Jika sudah selesai maka responden cukup menekan tombol replay yang ada pada menu aplikasi emailnya sehingga kuesioner akan dikirim kembali kepada peneliti yang mengirimnya.
  2. Menganalisa Data.
    Pada tahap awal cara menganalisa data dapat dilakukan langsung secara online. Dengan menggunakan script CGI, maka data yang terkumpul dapat secara langsung diolah dengan tabulasi dan / atau tabulasi silang untuk mendapatkan analisa deskriptif data yang terkumpul. Sedangkan untuk analisa sebenarnya sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penelitian yang telah ditentukan. Yang terpenting ialah data sudah ada dan peneliti tinggal melakukan analisa dengan menggunakan teknik analisa statistik yang sesuai kapan saja peneliti mau melakukannya, misalnya peneliti dapat menggunakan SPSS untuk menganalisa data yang ada.
  3. Menampilkan hasil penelitian sementara secara bertahap (progress report).
    Salah satu keunggulan penelitian secara online di Internet ialah peneliti dapat menampilkan hasil penelitian sementara secara bertahap dan secara otomatis. Hasil yang ditampilkan dapat berupa tabulasi angka dan persentasenya serta grafik yang menampilkan angka-angka hasil analisa deskriptifnya. Dengan melihat hasil sementara ini, para netter akan mendapatkan bukti konkret yang berkaitan dengan partisipasinya sebagai responden ataupun sebagai sesama peneliti.
  4. Diseminasi hasil penelitian akhir.
    Setiap peneliti tentu ingin hasil penelitiannya diketahui dan diakui publik. Agar hasil penelitian tersebut segera tersebar luas dan gampang diakses dibutuhkan sarana publikasi yang efektif. Untuk mempublikasikan hasil penelitian akhir, yang paling efektif ialah melalui web site / portal direktori yang terkenal seperti http://www.google.com  untuk level direktori dunia dan http://www.searchindonesia.com  untuk portal direktori di Indonesia yang popular.

Internet Sebagai Sarana Penelitian

ImageBanyak cara dapat dilakukan dalam menghimpun informasi. Selain dapat menunjang pekerjaan anda, informasi juga memperkaya pengetahuan dan merangsang timbulnya ide – ide cemerlang. Satu cara yang paling populer dalam mengumpulkan informasi adalah melalui penelitian. Di era globalisasi sekarang ini, melakukan penelitian jadi semakin mudah dan cepat berkat adanya Internet. Sebagai salah satu sarana pertukaran data / informasi yang paling cepat sampai hari ini, Internet telah menjadi tempat dimana orang mencari informasi yang bersifat hiburan, olah raga, politik, bisnis, teknologi dan informasi apa saja yang berkaitan dengan kehidupan manusia pada umumnya.

Dalam hubungannya dengan dunia penelitian, Internet telah menjadi sarana untuk mendapatkan informasi atau data yang tersimpan di server-server yang tersebar di seluruh dunia yang dapat diakses dan dibaca secara cepat, mudah dan cuma-cuma oleh para pengunjung Internet (netter). Dengan kata lain Internet merupakan tempat yang penting bagi para peneliti untuk mendapatkan data sekunder sebanyak-banyaknya.

Dengan dikenalkannya teknologi World Wide Web (WWW) pada tahun 1990-an, maka Internet dapat menampilkan “halaman-halaman” yang tidak hanya berisi teks saja, tetapi juga gambar, grafik, animasi dan suara yang menarik dan penuh dengan warna-warni; sehingga Internet bagi sebagian orang telah digunakan sebagai pengganti televisi karena Internet telah mampu menampilkan layanan multimedia, yaitu data, citra dan suara.